KUPANG – Realisasi penerimaan pajak kendaraan di Provinsi Nusa Tenggara Timur terus menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Samsat NTT, akumulasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) hingga Juli 2026 telah mencapai Rp217.906.774.736.
Dari keseluruhan penerimaan tersebut, PKB memberikan kontribusi terbesar dengan realisasi sebesar Rp135.861.840.463 atau 62,36 persen. Sementara itu, realisasi BBNKB mencapai Rp82.044.934.273 atau berkontribusi sebesar 37,64 persen.
Realisasi pajak kendaraan mengalami perkembangan yang berfluktuasi selama Januari hingga Juli 2026. Pada Januari, penerimaan tercatat sebesar Rp27,02 miliar, kemudian meningkat menjadi Rp29,86 miliar pada Februari. Pada Maret, realisasi tercatat Rp28,48 miliar dan kembali meningkat menjadi Rp29,92 miliar pada April.
Pada Mei 2026, penerimaan pajak kendaraan mencapai Rp27,01 miliar. Selanjutnya, realisasi meningkat cukup signifikan menjadi Rp34,97 miliar pada Juni dan kembali naik menjadi Rp40,64 miliar pada Juli 2026.
Capaian pada Juli tersebut menjadi penerimaan bulanan tertinggi sepanjang periode Januari hingga Juli 2026. Peningkatan ini terutama didorong oleh realisasi PKB yang mencapai Rp27.812.747.538, tertinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.
Sementara itu, penerimaan BBNKB pada Juli 2026 mencapai Rp12.830.292.000. Adapun realisasi BBNKB bulanan tertinggi terjadi pada Februari 2026, yakni sebesar Rp12.060.074.160 berdasarkan data grafik perkembangan penerimaan.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Badan Pendapatan dan Aset Daerah terus mendorong masyarakat agar memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan secara tepat waktu. Pajak kendaraan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang digunakan untuk mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di NTT.
Masyarakat juga diimbau untuk memastikan kendaraan telah terdaftar dengan benar, melakukan pembayaran sebelum jatuh tempo, serta memanfaatkan layanan pembayaran pajak yang telah disediakan.
Dengan meningkatnya kepatuhan wajib pajak, penerimaan daerah diharapkan terus bertumbuh dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur.
Ayo bayar pajak kendaraan tepat waktu. Pajak Anda, membangun NTT kita!
Sumber data: Samsat NTT, Juli 2026.
Ukuran teks
Pendapatan Daerah
Realisasi Pajak Kendaraan NTT Tembus Rp217,91 Miliar hingga Juli 2026
Penerimaan Juli menjadi yang tertinggi sepanjang tahun 2026 dengan total realisasi mencapai Rp40,64 miliar.