Berdasarkan rekapitulasi penerimaan selama pelaksanaan pameran pada 17 hingga 24 Agustus 2026, total penerimaan yang berhasil dihimpun mencapai Rp89.671.928. Penerimaan tersebut terdiri atas Rp54.965.548 dari penerimaan provinsi** dan Rp34.706.380 dari Opsen, dengan total 119 transaksi.

Penerimaan tertinggi tercatat pada 21 Agustus 2026, dengan total sebesar Rp21.382.348 dari 19 transaksi. Sementara itu, pada 19 Agustus tercatat penerimaan sebesar Rp28.995.587 dari 10 transaksi, menjadi salah satu capaian penerimaan harian terbesar selama pelaksanaan pameran.

Adapun rincian penerimaan selama periode tersebut adalah sebagai berikut: pada 17 Agustus sebesar Rp5.249.017, 18 Agustus Rp9.894.399, 19 Agustus Rp28.995.587, 20 Agustus Rp5.674.481, 21 Agustus Rp21.382.348, 22 Agustus Rp4.647.702, 23 Agustus Rp3.661.142, dan 24 Agustus sebesar Rp10.167.252.

Keikutsertaan BPAD Provinsi NTT dalam pameran tidak hanya menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai layanan dan inovasi pengelolaan pendapatan serta aset daerah, tetapi juga menjadi momentum untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui layanan yang dihadirkan selama pameran, masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses informasi serta melakukan pelayanan terkait kewajiban perpajakan daerah. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BPAD NTT dalam mendorong peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pembayaran pajak daerah.

Capaian penerimaan selama pameran tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pelayanan langsung kepada masyarakat dapat menjadi salah satu ruang strategis dalam mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi NTT.

BPAD Provinsi NTT akan terus berupaya menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan semakin dekat dengan masyarakat sebagai bagian dari komitmen dalam mengoptimalkan penerimaan daerah untuk mendukung pembangunan Nusa Tenggara Timur.