Kegiatan ini, dilaksanakan bertepatan dengan Apel bersama ASN Lingkup Pemerintah Provinsi NTT pada Senin, 29 Juni 2026 di lapangan depan gedung Sasando, yang dipimpin langsung Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, dihadiri, Plh Sekda, para Asisten dan Pimpinan Perangkat Daerah.

Hal ini, disampaikan Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT, Jhony Ericson Ataupah, SP.,MM didampingi Sekretaris BPAD, Drs. Florianus Napal, MM dan Kabid Pendapatan Satu, Oktavianus Mare, SS di sela - sela kegiatan pada Senin, 29 Juni 2026 di Kantor BPAD NTT.

Hal ini dimksudkan untuk menciptakan zona integritas sadar pajak kendaraan bermotor di semua lingkup perangkat daerah Tingkat Provinsi NTT, menjadi role model taat pajak kendaraan, peningkatan PAD NTT bersumber dari pajak kendaraan dan juga sebagai gerakan cinta NTT, dengan mengalihkan kendaraan yang masih berplat luar wilayah berpindah/mutasi, dengan memanfaatkan Pergub Nomor 8 salah satunya pemberian diskon pokok pajak bagi kendaraan mutasi ke dalam Wilayah NTT.

Jotap sapaan akrab Jhony Ericson Ataupah,SP.,MM mantan Kabid Anggaran dan Kadis Dukcapil Provinsi NTT, mengungkapkan bahwa hasil dari kegiatan Razia, kendaraan terdata sebanyak 1.507 unit baik roda dua dan roda empat, yang terkategori taat pajak sebanyak 1.222 unit.

Sedangkan 285 unit lainnya dinyatakan telah terlambat dan menunggak pajak, dari jumlah tersebut sebanyak 41 unit langsung melunasi Pajak baik di loket Mobil Samsat Keliling maupun pelunasan secara digital yaitu melalui Aplikasi Pro NTT.

Dituturkannya, bahwa kegiatan sejenis akan terus dilakukan di waktu yang akan datang, mengingat, banyak kendaraan pribadi milik ASN yang akan jatuh tempo di bulan Juli sampai dengan Desember 2026, dihimbau agar ASN menjadi pelopor sadar pajak di Nusa Tenggara Timur.

Disadari bahwa, dengan kita sadar dan taat pajak kendaraan bermotor, tanpa sadar kita telah hadir dan berpartisipasi dalam peningkatan PAD NTT dari pajak kendaraan dan mendukung program pembangunan, kesejahteraan dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sesuai spirit "Ayo bangun NTT", tutupnya. (*Omar*)