Sekretaris Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi Nusa Tenggara Timur menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan tanggung jawab bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi. Dalam arahannya pada apel pagi, Sekretaris Badan mengingatkan para pejabat, pejabat fungsional, ASN, serta peserta praktik kerja lapangan (PKL) agar senantiasa menaati aturan, menjaga ketepatan waktu kehadiran, dan memperhatikan kerapian berpakaian. Disiplin, menurutnya, hendaknya tumbuh dari kesadaran diri dan pembentukan karakter, bukan semata-mata karena takut terhadap sanksi.

Selain itu, Sekretaris Badan menyampaikan pentingnya dukungan BPAD terhadap pendampingan atlet disabilitas asal Sulawesi Selatan dalam kegiatan Pesona. Pegawai yang telah ditugaskan diminta menjalankan tanggung jawab dengan baik sebagai representasi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ia juga mengingatkan bahwa evaluasi perpanjangan kontrak tenaga PPPK harus dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Di tengah keterbatasan anggaran tahun 2027, seluruh jajaran diharapkan memahami pentingnya rasionalisasi belanja dan memprioritaskan kegiatan yang mendukung program serta kebijakan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT.

Pada akhir arahannya, Sekretaris Badan mengingatkan seluruh pegawai untuk menjauhi praktik judi online yang berpotensi merusak kondisi keuangan, kehidupan keluarga, dan karier sebagai ASN. Ia menegaskan bahwa imbauan tersebut merupakan bentuk kepedulian serta tanggung jawab pimpinan terhadap seluruh pegawai. Melalui arahan ini, jajaran BPAD NTT diharapkan semakin memperkuat kedisiplinan, menjaga integritas, dan meningkatkan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas, sehingga tercipta lingkungan kerja yang profesional, solid, dan berorientasi pada peningkatan kinerja pelayanan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.